Waktunya Permalukan si Perokok

Posted: September 11, 2009 in Kesehatan

Perokok

Perokok

Jakarta, Perokok sudah tidak mempan lagi diingatkan melalui kata-kata saja. Meskipun dibungkus rokok sudah tertulis penyakit-penyakit akibat rokok, namun nyatanya jumlah perokok tiap tahunnya hampir selalu meningkat.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh segala lapisan masyarakat untuk bisa menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok, tapi sampai saat ini rokok masih menjadi masalah yang belum bisa terpecahkan. Ada usulan perokok harus dipermalukan biar kapok.

“Biasanya pecandu rokok itu sudah tidak tahu malu, maka harus ditargetkan bagaimana mempermalukan orang tersebut dan meningkatkan kesadaran,” ujar Dr. Imam B. Prasodjo, sosiolog dari UI dalam acara ‘Tegakkan Kawasan Dilarang Merokok’ di Angkutan Umum’ di Hotel Sofyan Betawi, Cikini, Jakarta.

Imam menambahkan sanksi yang diberikan bisa berupa sanksi positif dan sanksi negatif. Sanksi bisa dengan memberikan kartu kecil yang berisi bahwa orang tersebut sudah melanggar Perda tentang kawasan dilarang merokok dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menegakkan kampanye anti rokok.

“Salah satu kampanye anti rokok bisa juga dengan melarang adegan merokok di sinetron, iklan ataupun sebuah film. Dan kampanye anti rokok ini harus mulai ditegakkan sejak masih anak-anak, karena rokok sangat adiktif kalau dari kecil sudah merokok akan berlanjut terus sampai dewasa.” ujar Prof. Farid A. Moeloek.

Pelanggaran terhadap kawasan dilarang merokok paling banyak terjadi di angkutan umum, padahal di tempat tersebut paparannya sangat sempit sehingga perokok pasif bisa lebih banyak menghirup racun-racun yang terkandung di dalam rokok. Bukan hanya sopir dan keneknya saja yang merokok tapi penumpangnya juga dan keberanian masyarakat untuk menegur masih sangat kurang.

Kampanye yang bisa dilakukan di angkutan umum dengan menempelkan stiker bahwa angkutan umum ini bebas dari asap rokok, serta bisa juga dengan memberikan penghargaan terhadap sopir dan kenek yang tidak merokok. Selain itu diperlukan kerjasama dengan pengusaha angkutan umum, agar merekrut karyawan yang tidak merokok.

Kampanye anti rokok sangat penting karena perokok pasif menghisap tar 3 kali lebih banyak, nikotin 3 kali lebih banyak, karbon monoksida 5 kali lebih banyak dan gas-gas berbahaya lainnya 50 kali lebih banyak. Perokok aktif hanya menghisap 25 persen asap rokok sementara 75 persen lainnya diberikan ke perokok pasif disekitarnya. Dan perokok pasif menghisap 4.000 jenis bahan kimia saat terpapar asap rokok orang lain.

Ayo tingkatkan keberanian untuk menegur orang yang merokok di kawasan dilarang merokok.

Sumber : http://www.detik.com

Komentar
  1. iqbal mengatakan:

    hmm,,, lo sendiri gimana tuh ?
    dah melakukan seperti yg diartikel ntu ?
    hehe =P

  2. nindy mengatakan:

    trruzz,, gmna cra qmue bwad ngilangin rsa pengen lo bwad ngerokok,,kand susah bgt tuh,,,n mga perokok d’indonesia berkurang…key

    • tedilukmana mengatakan:

      kebetulan ane gk merokok k nindy…
      tapi saya akan beris sedikit tips, bagaimana ngurangin kebiasaan merokok,.
      nah kebetulan ane dapet tips negh dar blog tetangga.,
      ” nah salah satu untuk menguranginya adalh MOTIVASI, dengan tekad yang bulat hal itu bisa koq. Tekad yang bulat perlu motivasi yang super. ”
      ya moga aja perokok d indoesia berkurang n pemrintah juga dah buat tuh undang” larangan merokok, ya moga saja peraturan ntu berjalan secera efektif..
      terimakasih.,. dan semoga membantu😀

  3. miss. diamondra mengatakan:

    papa q waktu mama hamil gak ngerokok,
    tapi waktu mama ngelahirin, jadi lagi penyakit lama’a,
    di bilangin susah,
    ngeyel banget jadi orang tua,
    dia emg gak ngerokok di rumah,
    tapi di luar,
    kan sama ajh wat kesehatan’a,
    padahal udah umr 50an….
    repot punya ortu yg ngeyel.

    hehehe

    • tedilukmana mengatakan:

      memang susah menghilangkan kebiasan merokok, temen ane d kampus rata” emang ngerokok semua, tapi ada temen ane yang mang mau ngilangin kebiasaan merokoknya, n ane nnya sama temen ane, dya bilang si kalo mau ngilangin kebiasaanya, ya mulai dari diri sendiri, n yakin bisa ngilangin kebiasaan merokok tersebut, dan alhmdllh dia udah 6 bulan gak merokok lagi ntuh. heeemmm mungkin dari pengalaman temen ane bisa di contoh cz kebetulan ane juga gak ngerokok, jadi kurang tahu banget deh, mav ya kalo kurang. hehe.,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s