Keuntungan dan Kerugian E-Commerce

Posted: Mei 7, 2011 in E-Commerce

Keuntungan pada Organisasi :

1. Ekspansi peluang pasar ke level nasional dan internasional.

2. Menurunkan biaya membuat, memproses, mendistribusikan, menympan,  dan mendapatkan informasi berbasis kertas.

3. Mengurangi waktu antara pembiayaan dengan penerimaan produk dan jasa

4. Mengurangi biaya telekomunikasi.

5. Mengurangi inventory dan overhead dengan memfasilitasi manajemen pull type supply chai

Keuntungan bagi konsumen :

1.Konsumen dapat berbelanja atau melakukan transaksi lain 24 jam per hari, setiap tahun dari mana saja
2.Menyediakan lebih banyak pilihan.
3.Dapat mencari produk atau jasa dengan harga yang lebih murah, dengan cara melihat banyak toko dan melakukan perbandingan cepat.
4.Delivery produk dan jasa lebih cepat, terutama produk digital
5.Dapat menerima informasi yang relevan dan detail secara cepat
6.Punya kemungkinan untuk terlibat dalam lelang virtual
7.Dapat berinteraksi dengan konsumen lain dalam komunitas elektronik dan bertukar ide ataupun membandingkan pengalaman.

Keuntungan bagi Masyarakat :

1.Orang-orang dapat bekerja di rumah, dan melakukan lebih sedikit perjalanan untuk belanja.
2.Memfasilitasi delivery layanan publik dengan harga yang lebih murah, lebih efektif dan kualitas yang lebih baik.
3.Rakyat dari negara ketiga dan area yang kurang terjangkau dapat menikmati produk dan jasa yang belum tersedia  di tempat mereka

Kerugian E-Commerce :

  •  “Field of Dreams” Syndrom

Keyakinan para pendiri dan pengelola situs bahwa jika sebuah model bisnis e-commerce tertentu diperkenalkan, maka pelanggan akan datang sendirinya karena daya tarik produk itu sendiri atau pun servis yang ditawarkan.

  • Inadequate Architecture

Tidak adanya fasilitas atau spesifikasi arsitekture teknologi informasi yang memadai.

  • Putting Lipstick on a Bulldog

Mengunggulkan sistem front office (SFO) dan mengabaikan sistem back office (SBO).

  • Islands of Webification

Melupakan konsep pengembangan sistem yang berbasis obyek.

  • “Me too” Strategis

Perusahaan ikut-ikutan terjun dalam dunia e-commerce tanpa mengetahui dasar-dasar pemikiran dan filosofi yang melatarbelakanginya.

  • One-Time-Effort-Mentality

“penyakit” turunan yaitu kepuasan yang timbul setelah situsnya berhasil diluncurkan ke internet.

  • Thinking Small

Pola pikir yang sempit.

Sumber : MatKul E-Commerce (Nando)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s